Rabu, Desember 19, 2012

GRAFOLOGI DAN NARKOTIKA

Apa itu Grafologi?
Grafologi merupakan sebuah ilmu untuk menganalisa kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya. Seperti halnya sidik jari, tulisan tangan setiap orang memiliki keunikan dan ciri khas. Hal ini dikarenakan tulisan tangan yang ditulis merupakan hasil proyeksi dari otak manusia. Sehingga muncul istilah dalam studi grafologi bahwa tulisan tangan merupakan tulisan otak. Melalui grafologi tulisan tangan dapat dianalisa untuk mendeskripsikan perilaku dan kepribadian seseorang, termasuk diantaranya adalah mendeteksi kecenderungan melakukan tindakan agresif, cara berpikir, hingga pendeteksian ketidakjujuran.

Perkembangan grafologi sendiri di Indonesia belum terlalu banyak dikenal, hanya pihak kepolisian seperti Lab forensic saja yang menggunakannya secara aplikatif untuk mengetahui keaslian tanda tangan. Sejak dahulu, laboratorium forensik sudah memiliki beberapa ahli di bidang grafonomi, salah satunya adalah Kombes Pol. Amri Kamil. Beliau telah menulis sebuah buku tentang “mengenal dan mempelajari grafonomi berkaitan dengan kejahatan pemalsuan dokumen”. Buku ini telah digunakan oleh berbagai kalangan penegak hukum untuk menjadi rujukan dalam kasus kejahatan forgery. Grafologi mulai berkembang di Indonesia sejak pertengahan tahun 2000. Doktor Sapta Dwikardana seorang Certified Master Handwriting Analyst mengajarkan grafologi melalui lembaga yang dibentuknya yaitu Authentic School of Graphology di Indonesia.

Dalam dunia kejahatan, termasuk kriminologi, Grafologi juga memiliki keterkaitan karena dapat membantu dalam penyelidikan sebuah tindak pidana pemalsuan tanda tangan maupun menggambarkan psikologi pelaku tindak pidana, serta kejujurannya. Seorang Professor dari kriminologi, Muhammad Mustofa juga menyebutkan bahwa dalam ilmu kriminalistik – ilmu pengetahuan yang dipergunakan untuk menyelidiki terjadinya suatu peristiwa kejahatan, terdapat metode grafologi didalamnya.

Grafologi dan Pengguna Narkoba
Pengguna Narkoba aktif dalam dunia grafologi memiliki ke-khas-an sendiri. Karakter tulisan pecandu narkoba memiliki kecenderungan tulisan yang menyerupai tongkat pemukul atau dalam grafologi disebut clubbed strokes. Apabila seseorang memiliki jenis tulisan seperti ini, maka besar kemungkinan bahwa ia pecandu narkotika. Karakteristik clubbed stroke ini hanya ditemukan bila penulis sudah menjadi pecandu, sudah teradiksi dengan narkotika. Namun karakteristik ini tidak akan muncul apabila penulis hanya pengguna narkotik yang tergolong masih baru. Contoh tulisan dengan karakteristik clubbed stroke, yaitu adanya penebalan berbentuk seperti pemukul pada garis vertikal, seperti gambar dibawah ini

dengan demikian maka untuk mempermudah melihat pelaku tindak pidana atau orang yang menggunakan narkoba aktif dapat diidentifikasi dengan karakteristik tulisan clubbed stroke ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar